Tuesday, June 14, 2011

tons lovely words


Selamat pagi para kekasih..

Maaf sebelumnya,sudah lama tidak berbagi.

Saya sedang mempersiapkan beberapa detail untuk memasuki dunia kerja, salah satunya adalah indekost. Saya yang sebelumnya tidak pernah indekost, agak panik menghadapai kenyataan bahwa akan menghabiskan waktu saya sendiri di sebuah kamar, tanpa ada ibu maupun adik saya untuk bercengkrama. Ok, kita skip ke-panik-an saya yang mulai luntur itu. Saya bukan mau cerita itu hari ini. Saya mau cerita tentang salah satu momen yang membuat saya secara spontan ingin menangis, terharu juga iri. Iya, saya iri.

Begini ceritanya, sejak pagi tadi saya sudah beraktivitas dengan membaca salah satu novel, Little be, ada yang sudah selesai membaca? Menurut saya, ini adalah salah satu novel terbaik yang saya baca ( salah satu yang terbaik lainnya adalah “The God of Smaal Things” ). Ketika kelelahan membaca (saya membaca ebook), saya beristirahat sambil memainkan salah satu game di situs jejaring sosial, saya juga membalas beberapa pesan di inbox dari beberapa orang yang membaca blog saya yang lain, orang tersebut tertarik menyusun skripsi dari salah satu postingan saya.

Setelah bermain game dan merespon hal-hal tersebut, saya kembali ke ‘home’ situs jejaring sosial tersebut. Dan disaat itu pula, sedang lewat satu ton kata-kata manis dari KK untuk TK , yang saya maksud dengan kata-kata manis, adalah benar-benar manis. Kiki mengingatkan tika, ada 7 hal yang dia suka dari diri TK.
The 7 things I like about you!

Your hair, your eyes, your old Levi's

When we kiss I'm hypnotized

You make me laugh, you make me cry

But I guess that's both I'll have to buy...

Your hands in mine

When we're intertwined, everything's alright

I wanna be with the one I know

And the 7th thing I like the most that you do

You make me love you, you do
Manis sekali, tidak menutup kemungkinan bahwa TK tahu semua hal yang disukai KK dari dirinya, tapi menurut saya yang membuat ini manis adalah kerendahan hati KK memuja dan menyenangkan hati TK. Dan seperti sekian banyak pasangan lain di atas permukaan bumi ini yang saya kenal, mereka juga memiliki perbedaan yang mendasar. Seperti TK yang sangat tidak suka dengan bau asap rokok dan KK yang seorang perokok. Tapi yang seperti diungkapkan Si cacing dan kotoran kesayangannya, ketika yang kita lihat adalah dua bata jelek yang gagal kita susun rapi ketika membuat suatu dinding, kita telah mengabaikan 998 batu rapi dan cantik lainnya yang telah kita susun. Menurut saya, kita boleh saja melupakan dua bata jelek dan hanya fokus pada 998 bata cantik dan tersusun rapi, tapi itu tidak menjadikan kita bijak, kita juga harus mengingat usaha dan ketelitian dan ketekunan yang dipakai untuk menyusun 998 bata tersebut. Ke-998 bata yang tersusun rapi dan cantik tadi tidak tersusun dengan sendirinya. Semua butuh usaha yang keras, penyesuaian tekstur satu bata dengan bata lainnya, kekuatan, waktu dan konsisten. Begitu juga lah kita melihat kehidupan, juga menerima pribadi seseorang..

a lotta love,

melita.


No comments: