Monday, May 24, 2010

keep on

Ada dua jenis filosof. Yang satu adalah orang yang mencari jawaban sendiri bagi pertanyaan-pertanyaan filosofis. Yang satunya lagi adalah orang yang menjadi ahli dalam sejarah filsafat tapi tidak menyusun filosofinya sendiri.
Segala sesuatu yang kamu lihat adalah bagian dari dunia di sekelilingmu, tapi bagaimana kamu melihatnya ditentukan oleh kacamata yang kamu pakai.
Pikiran meninggalkan jejaknya pada cara kita memahami dunia.

Hari kemarin, memberikan beberapa pelajaran tentang hubungan pada saya. Bagaimana hubungan begitu mudah menjadi tak menyenangkang bila tidak ada komunikasi dua arah yang baik. Seorang sahabat menangis terseguk-seguk, hatinya begitu hancur. Bukan harta atau cinta yang diratapi. Tapi harga diri yang dirajami. Sekeras apapun usaha para sahabatnya memberikan penghiburan, tak semudah mengedipkan mata melupakan perih yang dialami. Biarlah manusia menyakiti manusia yang lain, biarlah manusia merendahkan manusia yang lain. Manusiawi memiliki pengertian berbeda bagi tiap pribadi.
Yang terpenting, kita harus bisa membuktikan. Semua itu salah. Kita lebih berharga dari apa yang dipikirkan orang lain. Setiap dari kita adalah pribadi yang berbeda, pribadi yang unik. Tidak ada seorang pun yang seutuhnya seperti saya. Hal tersebut berlaku bagi tiap orang.
Jadi, bila seorang di sebrang sana hanya menganggap pencapain yang kamu capai sekedar karena tiupan angin saja. Dia salah besar. Kamu begitu berharga. Kamu lebih dari itu. Kamu sungguh berharga. Kamu akan lebih berharga tiap kali tersenyum dan bersemangat lagi setelah menangis..
Tegakkan kepalamu! Hanya para pecundang yang berjalan sambil merunduk.

No comments: