Wednesday, February 24, 2010

Ibu dan Dua Lampion

ibu tidur.

buatku, ibu selalu cantik.

tak ada hal yang membuat cintaku berkurang untuknya.

wajahnya yang kuning langsat, dipulas letih yang mendalam.

tak ada putus asa diwajahnya.

yang ada hanya harapan besar untuk dua orang calon masa depan.

si bungsu yang pemberontak, cerdas luar biasa.

seperti ombak, menderu biru, tak terbatas.

si sulung yang tak kalah berontaknya, namun terlihat seperti kapas.

seperti sungai mengalir, dengan cinta dalam hening.

dua lampion.

calon mercu suar.

harapan ibu.

buah hati ibu.

semangat ibu.

selalu tersebut di doa ibu.

ibu masih tidur, terlalu lelah.

Bandung,07april2008

No comments: