Wednesday, February 24, 2010

hari ini saya kacau sekali

hari ini kepala saya pusing. padahal masih hari selasa, masih ada rabu,kamis,jumat,sabtu,minggu yang harus saya lalui. agar minggu ini berakhir. seperti mahasiswi kebanyakan, saya penat dengan masalah skripsi. salah saya. terlalu santai menghadapai tantangan yang saya pilih sendiri. ketika tersadar dari leha-leha saya selama ini, saya shock. Judul yang diajukan teman-teman saya sudah di Acc. sedangkan saya masih nol besar. jelas sekali, saya ini tidak pandai me-manage diri. ceroboh dalam bersikap. kurang persiapan dalam mengambil keputusan.

duduk sendiri di kampus se-sore ini, membuat saya teringat pertanyaan seorang tokoh di novel Jostein Gaarder. nama tokoh itu Sophie, Sophie Amundsen. ada beberapa hal yang saya alami, sama seperti yang dia alami. seperti dulu saya pernah mempertanyakan, kenapa rambut saya seperti ini, berombak tak beraturan, terlalu tebal. bahkan kadang saya berdoa pada Dia yang Esa, tolong beri saya rambut yang lain. sekarang, beberapa tahun belakangan ini. saya sangat bersyukur dengan rambut berombak-tak-beraturan ini. setelah keramas, tanpa hairdryer, membuat rambut saya seperti di tata, tanpa di sisir, ajaib! :)

Sophie mempertanyakan siapa dia, dia bercermin, masih juga mempertanyakan siapa dia. Lalu, siapa saya? apakah saya akan menjawab, saya meli, melita. kurang historis kalau saya jawab begitu. bagaimana kalau saya jawab, saya melita, panggil saja meli. Saya melita kristin bleszend reyienzher sembiring meliala, saya bukan indo, saya pure dari suku Batak-Karo. Salah satu suku yang ada di daerah sumatera utara. saya masih merasa tidak pas menjawab seperti itu.

jadi siapa saya? saya hanya seorang anak perempuan dari keluarga yang tak selalu sempurna. saya seorang yang berusaha positive menghadapi masalah. seringkali saya rapuh, ya seringkali. saking seringnya, saya lupa kapan terakhir kali berkepala tegak dalam menghadapi masalah. saya terlalu rapuh menghadapi setiap masalah? sering saya berusaha setenang dan bijaksana mungkin dalam menghadapi masalah. tapi saya selalu mengacaukan segalanya…

yang saya mau, tak banyak. cukup membahagiakan ibu dan adik saya. itu saja cukup. terlalu banyakkah saya meminta?

hari ini saya kacau sekali :(

cuma kalimat itu yang sebenarnya ingin saya katakan, tapi berat mengakuinya. saya depresi memikirkan skripsi, saya bingung. gamang tentang masa depan. daritadi ketikan ngelantur, gak fokus. pikiran saya kacau, ya kacau..

hari ini, saya benar-benar merasa menjadi seorang Sophie Amunsend yang baru pertama kali bertemu Alberto Knox!

No comments: