Tuesday, February 23, 2010

Biar Saya Begini


sebagian orang terjatuh terlalu jauh, entah itu sampai terjerembab atau putus asa banyak orang tidak pernah merasa malang, memiliki semua yang diingini, hingga tak tau apa itu ambisi ada pula orang yang berusaha keras demi sebuah pencapaian, namun lupa bahwa yang terbaik dari impian adalah bagaimana proses mewujudkannya. biar saya begini. tetap sesemangat matahari pagi,juga rapuh seperti senja. bukan putus asa yang menghancurkan hati, atau patahkan semangat. bukan juga kecewa yang menciutkan asa, karena kecewa adalah turbulensi yang mengingatkan saya bahwa saya pernah merasa puas dan bahagia. karena kecewa juga yang beri pelajaran tentang bersyukur kala bahagia. biar saya begini. masih berlari menyusuri sungai sepi, mengejar yang maha yang tidak terdefinisikan, kesempurnaan. pencapaian. senyuman. senyuman ibu. semua yang terkecil yang maha sempurna. pagi ini seperti jumat minggu lalu, yang beda hanyalah bahwa saya lebih siap untuk kecewa dan lebih kuat untuk tidak menangis. sulitnya berbuat terbaik. terjalnya keberhasilan. mahalnya segaris senyum bangga ibu.
biar saya begini, tetap percaya bahwa masa depan itu sungguh ada dan pengharapan tidak akan hilang.
(tidak seperti tiga hari lalu ketika saya merasa sedang minum tequilla, saat ini saya hanya minum machiato. voila! yang tidak pernah minum kopi, tiba-tiba minum kopi, jangan dianalogikan dengan orang yang tidak pernah minum baygon, tiba-tiba minum baygon. hugs)


http://www.facebook.com/melita.kristinmeliala?v=app_2347471856&ref=profile

No comments: